Sabtu, 27 April 2013

Roda berputar

Tuhan, roda itu berputar.
Tapi terkadang saat harus menerima kenyataan seperti ini membuat kita ingin roda itu berhenti bergerak.

Tuhan, aku merasa aku bukan siapa-siapa sekarang.
Aku bukan seseorang yang kehadirannya dipedulikan.
Tidak ada yang menyadari adanya aku.
Hah, menyenangkan ya. Atau miris.

Aku pernah seperti ini.
Tapi rasanya tidak akan semudah sebelumnya setelah aku mengalami perputaran alur yang begitu halus.
Membuatku ingin roda ini melindas jarum waktu dan berhenti seketika.
Berhenti disaat-saat itu, saat-saat yang sudah mustahil itu.

Doa

Tuhan, aku sayang dia.
Tolong kasih dia kesehatan ya?
Buat penyakit jauh-jauh dari tubuh dia.
Buat dia bisa ngelakuin yang dia suka tanpa harus sakit nantinya.

Tuhan, beri aku dan dia petunjuk dalam setiap langkah yang kami ambil.
Maafkan keputusan-keputusan kami yang tidak benar.
Beri kami kekuatan dalam menghadapi setiap cobaan.

Tuhan, tolong beri kami yang terbaik.
Dekatkan kami jika aku baik untuknya, dan dia baik untukku.
Jauhkan kami jika aku tidak baik untuknya dan dia tidak baik untukku.

Tuhan, terimakasih telah membuat aku kuat.
Telah memberiku pengertian bahwa ini hidup.
Telah memberiku air mata karna itulah yang membuat aku kuat.

Tuhan, aku sangat menyayangimu.
Tolong sayangi orang-orang yang ku sayangi dan bantu aku membuat mereka bahagia.

Rabu, 17 April 2013

Kita: menyedihkan

Kita menempatkan yang tiada, meninggalkan setelah ada.

Kita memiliki rencana sebagai janji, tetapi tak ada usaha untuk saling menepati.

Kita mempunyai tawa sebagai perayaan, tetapi memilih duka untuk dirasakan.

Kita memiliki tangan untuk bergandengan, tetapi meminta keadaan untuk memisahkan.

Kita tak lama rasakan kebahagiaan, hingga akhirnya berujung penyesalan.